Cara Mudah Membuat Makalah Yang Baik dan Benar
Cara Membuat
Makalah Yang
baik memang tak semudah yang kita bayangkan,apalagi kalau kita belum tau apa
itu makalah ? dan bagaimana struktur didalamnya agar tercipta suatu makalah
yang baik dan benar.
Apa sih itu Makalah ?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,Makalah adalah :
- Makalah adalah tulisan resmi tentang suatu
pokok yg dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum atau dalan suatu
persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan.
- Makalah juga diartikan sebagai karya tulis
pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah
atau perguruan tinggi.
Penyusunan Makalah Secara Terstruktur
1. Kata Pengantar : Berisi tentang kata-kata harapan penulis,
ucapan trimakasih, dll dari penulis.
2. Daftar Isi
3. Pendahuluan: Merupakan latar belakang dari pembuatan tugas,
tujuan dan manfaat yang diinginkan.
4. Landasan Teori: Adalah kutipan teori-teori yang mendasari
pembuatan makalah, biasanya akan langsung dikutip dari buku dan diktat.
5. Pembahasan: Merupakan bagian dari inti makalah, dan disini
merupakan bagian untuk membahas mengenai makalah yang akan dibuat.
6. Kesmpulan: Disinilah ditungkan kesimpulan tentang makalah
yang sudah ditulis.
7. Daftar Pustaka: Menuliskan sumber-sumber tulisan yang sudah
dipakai dalam pembuatan makalah.
Beberapa Tahapan Awal Pembuatan Makalah
Memilih Topik
Bila
topik telah ditentukan, anda mungkin tidak lagi memiliki kebebasan untuk
memilih. Namun demikian, bukan berarti anda siap untuk menuju langkah
berikutnya.
Pikirkan
terlebih dahulu tipe naskah yang akan anda tulis. Apakah berupa tinjauan umum,
atau analisis topik secara khusus? Jika hanya merupakan tinjauan umum, anda
dapat langsung menuju ke langkah berikutnya. Tapi bila anda ingin melakukan
analisis khusus, topik anda harus benar-benar spesifik. Jika topik masih
terlalu umum, anda dapat mempersempit topik anda. Sebagai contoh, bila topik
tentang “Indonesia” adalah satu topik yang masih sangat umum. Jika tujuan anda
menulis sebuah gambaran umum (overview), maka topik ini sudah tepat. Namun bila
anda ingin membuat analisis singkat, anda dapat mempersempit topik ini menjadi
“Kekayaan Budaya Indonesia” atau “Situasi Politik di Indonesia. Setelah anda
yakin akan apa yang anda tulis, anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.
Bila
topik belum ditentukan, maka tugas anda jauh lebih berat. Di sisi lain, sebenarnya
anda memiliki kebebasan memilih topik yang anda sukai, sehingga biasanya
membuat esai anda jauh lebih kuat dan berkarakter.
Tentukan
Tujuan
Tentukan
terlebih dahulu tujuan esai yang akan anda tulis. Apakah untuk meyakinkan orang
agar mempercayai apa yang anda percayai? Menjelaskan bagaimana melakukan
hal-hal tertentu? Mendidik pembaca tentang seseorang, ide, tempat atau sesuatu?
Apapun topik yang anda pilih, harus sesuai dengan tujuannya.
Tuliskan
Minat Anda
Jika
anda telah menetapkan tujuan esai anda, tuliskan beberapa subyek yang menarik
minat anda. Semakin banyak subyek yang anda tulis, akan semakin baik. Jika anda
memiliki masalah dalam menemukan subyek yang anda minati, coba lihat di
sekeliling anda. Adakah hal-hal yang menarik di sekitar anda? Pikirkan hidup
anda? Apa yang anda lakukan? Mungkin ada beberapa yang menarik untuk dijadikan
topik. Jangan mengevaluasi subyek-subyek tersebut, tuliskan saja segala sesuatu
yang terlintas di kepala.
Evaluasi
Potensial Topik
Jika
telah ada bebearpa topik yang pantas, pertimbangkan masing-masing topik
tersebut. Jika tujuannya mendidik, anda harus mengerti benar tentang topik yang
dimaksud. Jika tujuannya meyakinkan, maka topik tersebut harus benar-benar
menggairahkan. Yang paling penting, berapa banyak ide-ide yang anda miliki
untuk topik yang anda pilih.
Sebelum
anda meneruskan ke langkah berikutnya, lihatlah lagi bentuk naskah yang anda
tulis. Sama halnya dengan kasus dimana topik anda telah ditentukan, anda juga
perlu memikirkan bentuk naskah yang anda tulis.
Membuat
Outline
Tujuan
dari pembuatan outline adalah meletakkan ide-ide tentang topik anda dalam
naskah dalam sebuah format yang terorganisir.
Mulailah
dengang menulis topik anda di bagian atas
Tuliskan
angka romawi I, II, III di sebelah kiri halaman tersebut, dengan jarak yang
cukup lebar diantaranya
Tuliskan
garis besar ide anda tentang topik yang anda maksud:
Jika
anda mencoba meyakinkan, berikan argumentasi terbaik
Jika
anda menjelaskan satu proses, tuliskan langkah-langkahnya sehingga dapat
dipahami pembaca
Jika
anda mencoba menginformasikan sesuatu, jelaskan kategori utama dari informasi
tersebut
Pada
masing-masing romawi, tuliskan A, B, dan C menurun di sis kiri halaman
tersebut. Tuliskan
fakta
atau informasi yang mendukung ide utama
Menuliskan
Tesis
Suatu
pernyataan tesis mencerminkan isi esai dan poin penting yang akan disampaikan
oleh pengarangnya. Anda telah menentukan topik dari esai anda, sekarang anda
harus melihat kembali outline yang telah anda buat, dan memutuskan poin penting
apa yang akan anda buat. Pernyataan tesis anda terdiri dari dua bagian:
Bagian
pertama menyatakan topik. Contoh: Budaya Indonesia, Korupsi di Indonesia
Bagian
kedua menyatakan poin-poin dari esai anda. Contoh: memiliki kekayaan yang luar
biasa, memerlukan waktu yang panjang untuk memberantasnya, dst.
Menuliskan
Tubuh Esai
Bagian
ini merupakan bagian paling menyenangkan dari penulisan sebuah esai. Anda dapat
menjelaskan, menggambarkan dan memberikan argumentasi dengan lengkap untuk
topik yang telah anda pilih. Masing-masing ide penting yang anda tuliskan pada
outline akan menjadi satu paragraf dari tubuh tesis anda.
Masing-masing
paragraf memiliki struktur yang serupa:
Mulailah
dengan menulis ide besar anda dalam bentuk kalimat. Misalkan ide anda adalah:
“Pemberantasan korupsi di Indonesia”, anda dapat menuliskan: “Pemberantasan
korupsi di Indonesia memerlukan kesabaran besar dan waktu yang lama”
Kemudian
tuliskan masing-masing poin pendukung ide tersebut, namun sisakan empat sampai
lima baris.
Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi. Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.
Pada masing-masing poin, tuliskan perluasan dari poin tersebut. Elaborasi ini dapat berupa deskripsi atau penjelasan atau diskusi. Bila perlu, anda dapat menggunakan kalimat kesimpulan pada masing-masing paragraf.
0 komentar:
Posting Komentar