Pages

Sabtu, 29 Desember 2012


Media Pembelajaran Bahasa Inggris

1.           Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari  medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.  Apapun batasan yang diberikan, ada persamaan-persamaan yang dapat dikombinasikan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. (Sadiman  et al, 2002)
2.             Fungsi media - Media dapat digunakan untuk mengatasi rasa kebosanan siswa; jika siswa tertarik dengan apa yang mereka kerjakan, mereka akan menikmati proses belajar mengajar dan memahami materi yang diberikan (Ur, 1988). Hal senada juga diungkapkan oleh DePorter dan Hernacki (2000) dalam bukunya Quantum Learning, bahwa media visual/alat peraga dapat menciptakan lingkungan yang optimal, baik secara fisik maupun mental. Hal yang terpenting adalah bahwa media mampu mendorong siswa untuk berbicara, menulis; dan dengan menggunakan media proses belajar mengajar dan hubungan antara guru-siswa akan terjalin lebih efektif. Menurut Sukartiwi (1996), ada beberapa keuntungan yang dapat diraih dengan menggunakan media yaitu:
·       meningkatkan motivasi siswa
·       mencegah kebosanan siswa dalam mengikuti suatu proses belajar mengajar
·       menjadikan proses belajar mengajar berjalan lebih sistematis
·       memudahkan siswa memahami instruksi guru dalam proses belajar mengajar
·       memeperkuat pemahaman siswa pada konteks pelajaran yang diharapkan. Dalam
·       Sydney Micro Skill media pembelajaran berfungsi untuk:
v membangkitkan dan menjaga ketertarikan siswa.
v merangsang otak siswa untuk berfikir dengan landasan yang konkrit.
v mendapatkan tingkat pemahaman yang tinggi secara efisien dan tingkat permanensi dalam pembelajaran siswa. Namun demikian potensi besar media itu masih kurang dioptimalkan kegunaannya oleh para guru. Beberapa guru masih memiliki “psychological rejection” dalam penggunaannya dan kurang terampil dalam implementasinya disebabkan minimnya pelatihan yang dapat diikuti. 



BERBAGAI JENIS MEDIA PEMBELAJARAN
Media pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang palng sederhana dan murah hingga yang canggih dan mahal. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan ada yang diproduksi pabrik. Ada yang sudah tersedia di lingkungan untuk langsung dimanfaatkan dan ada yang sengaja dirancang.
Berbagai sudut pandang untuk menggolongkan jenis-jenis media. Rudy Bretz (1971) menggolongkan media berdasarkan tiga unsur pokok (suara, visual dan gerak):
1.        Media audio  
2.       Media cetak  
3.       Media visual diam  
4.       Media visual gerak  
5.       Media audio semi gerak  
6.       Media visual semi gerak  
7.       Media audio visual diam  
8.       Media audio visual gerak
        Anderson (1976) menggolongkan menjadi 10 media:
1.        audio : Kaset audio, siaran radio, CD, telepon  
2.       cetak : buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar  
3.       audio-cetak : kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis  
4.       proyeksi visual diam : Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)  
5.       proyeksi audio visual diam : film bingkai slide bersuara
6.       visual gerak : film bisu  
7.       audio visual gerak : film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi  
8.       obyek fisik : Benda nyata, model, specimen
9.       manusia dan lingkungan : guru, pustakawan, laboran  
10. komputer : CAI Schramm (1985) menggolongkan media berdasarkan kompleksnya suara,  yaitu: media kompleks (film, TV, Video/VCD,) dan media sederhana (slide, audio, transparansi, teks). Selain itu menggolongkan media berdasarkan jangkauannya, yaitu media masal (liputannya luas dan serentak / radio, televisi), media kelompok (liputannya seluas ruangan / kaset audio, video, OHP, slide, dll), media individual (untuk perorangan / buku teks, telepon, CAI). Henrich, dkk menggolongkan:
1.       media yang tidak diproyeksikan  
2.      media yang diproyeksikan  
3.      media audio
4.      media video
5.       media berbasis computer
6.      multi media kit.
Pada artikel ini, media akan diklasifikasikan menjadi media visual, media audio, dan media audio-visual.

A. MEDIA VISUAL
1. Media yang tidak diproyeksikan  

a.    Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di ruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Misal untuk mempelajari keanekaragaman makhluk hidup, klasifikasi makhluk hidup, ekosistem, dan organ tanaman.
b.   Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misal untuk mempelajari sistem gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, sistem ekskresi, dan syaraf pada hewan.
c.    Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan melalui simbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. Jenis-jenis media grafis adalah:
Ø    gambar / foto: paling umum digunakan
Ø  sketsa: gambar sederhana atau draft kasar yang melukiskan bagian pokok tanpa detail. Dengan sketsa dapat menarik perhatian siswa, menghindarkan verbalisme, dan memperjelas   pesan.
Ø diagram / skema: gambar sederhana yang menggunakan garis dan simbol untuk menggambarkan struktur dari obyek tertentu secara garis besar. Misal untuk mempelajari organisasi kehidupan dari sel samapai organisme.
Ø   bagan / chart : menyajikan ide atau konsep yang sulit sehingga lebih mudah dicerna siswa. Selain itu bagan mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari penyajian. Dalam bagan sering dijumpai bentuk grafis lain, seperti: gambar, diagram, kartun, atau lambang verbal.  
Ø    grafik: gambar sederhana yang menggunakan garis, titik, simbol verbal atau bentuk tertentu yang menggambarkan data kuantitatif. Misal untuk mempelajari pertumbuhan.


2. Media proyeksi
v Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi siswa). Perangkat media transparansi meliputi perangkat lunak (Overhead transparancy / OHT) dan perangkat keras (Overhead projector / OHP). Teknik pembuatan media transparansi, yaitu:
-          Mengambil dari bahan cetak dengan teknik tertentu
-          Membuat sendiri secara manual

v  Film bingkai / slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35 mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP, hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah beaya produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan proyektor slide.



B. MEDIA AUDIO
1.       Radio
Radio merupakan perlengkapan elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.

2.       Kaset-audio
Yang dibahas disini khusus kaset audio yang sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan murah.


C. MEDIA AUDIO-VISUAL
1. Media video - Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
2.  Media komputer - Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas. Incoming search terms:
Ø  contoh media pembelajaran  
Ø  situs pendidikan  
Ø  jenis-jenis media pembelajaran  
Ø  jenis media pembelajaran  
Ø  jenis jenis media pembelajaran  
Ø  jenis-jenis media  
Ø  jenis media  
Ø  jenis media pendidikan  
Ø  jenis jenis media  
Ø  gambar media pembelajaran




Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris

Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris - Bahasa Inggris telah diakui sebagai bahasa internasional. Artinya,  masyarakat yang berasal dari beragam latar belakang goegrafi, agama dam kultur telah memiliki suatu media yang disepakati untuk berkomunikasi satu sama lainnya, yaitu Bahasa Inggris. Dengan fenomena ini, maka kita dapat menarik suatu gambaran yang jelas bahwa Bahasa Inggris memberi ruang gerak yang seluas-luasnya kepada kita untuk larut menjadi bagian dari komunitas global masyarakat dunia.

Banyak pendapat yang menyatakan mempelajari Bahasa Inggris sangat sulit. Namun sesulit apapun sebuah hal yang harus dipelajari, tetapi bila hal tersebut dilakukan secara terus menerus, maka yakinlah suatu saat kita akan dimudahkan dan tentunya berakhir dengan mendapatkan apa yang kita inginkan.

Berikut ini adalah beberapa cara belajar bahasa Inggris yang efektif. Penulis menyebutnya sebagai cara mudah belajar Bahasa Inggris. Apa saja metode yang harus dilakukan agar cara mudah belajar Bahasa Inggris ini dapat berjalan dengan baik dan dengan tujuan yang maksimal? Berikut adalah penjelasannya:

Mengenal Vocabulary umum
Sebelum kita menguasai Komunikasi dan tata bahasa inggris, maka kita harus memiliki perbendaharaan kata/ vocabulary yang biasa digunakan setiap hari dalam percakapan. Di sini kita mengenal dan menguasai sedikita  vocabulary untuk membantu memperlancar kita. Akan terasa sulit jika kita tidak punya dasar sedikitpun mengenai vocabulary dasar yang biasa dipakai sehari-hari.

Biasakan diri melafalkan kalimat Bahasa Inggris
Sebagian besar dari kita malu dan tidak pede jika disuruh melafalkan atau mengucapkan kata-kata apalagi kalimat dalam bahasa inggris. Ini menjadi hambatan bagi kita jika kita tetap malu dan tidak pede pada diri kita. Jika anda malu pada orang lain maka silahkan anda mulai dengan mengucapkan kata-kata di kamar anda dan dengan berhadapan dengan cermin silahkan anda bisa ngomong Bahasa Inggris sebisa anda. Anggaplah bayangan anda di cermin adalah orang lain yang sedang bercakap dengan diri anda sendiri. Bayangkan bahwa anda sedang berkomunikasi dengan native speaker,seperti David beckam, Westlife, Obama dan lainnya. Mungkin ini kedengarannya seperti gila akan tetapi ini sangat membantu diri kita untuk pede dan all out berbicara dalam Bahasa Inggris.

Mengenal tata bahasa Inggris sederhana
Tata bahasa atau grammar dalam Bahasa Inggris mungkin sulit bagi kita untuk menguasainya secara sempurna. Namun kita sebenarnya tidak harus pusing mempelajari tata bahasa /grammar bahasa inggris lebih mendetail. Yang penting kita mempunyai pemahaman dasar tentang grammar Bahasa Inggris itu menjadi modal kita untuk mengembangkan kemampuan bahasa inggris di level yang lebih tinggi. Contoh grammar sederhana yang dapat kita pelajari adalah mengenai noun, verb, to be, adjective, adverb, personal pronoun, tenses sederhana, seperti simple present tense, continuous tense, past tense future tense dan sebagainya. Dengan kita sedikit mengetahui grammar dasar itu modal cukup bagi kita untuk mengembangkan kemampuan yang lebih selanjutnya

Biasakan membaca tulisan dalam Bahasa Inggris
Yang dimaksud bacaan di sini adalah kita menyukai buku-buku, buku cerita tulisan, cerpen, novel, komik, majalah, surat kabar, dan lainnya dalam Bahasa Inggris. Kebiasaan membaca teks/tulisan/bacaan Bahasa Inggris akan membuat kita familiar dan kita dapat mengerti dan menikmati cerita/isi/pesan teks tadi. Selain itu kita dapat menemukan vocab baru sehingga bertambahlah perbendaharaan Bahasa Inggris kita. Membaca tidak harus dipaksa tetapi kesadaran kita sendiri dan kita menikmatinya.

Biasakan diri melakukan percakapan menggunakan Bahasa Inggris
Bahasa tidak akan ada artinya manakala tidak dipraktekan, manakala tidak diaplikasikan dalam percapakan kita sehari-hari. Bahasa akan cepat berkembang apabila kita menggunakannya. Di dalam conversation dengan orang lain dapat membantu kita untuk percaya diri, dapat membantu kita untuk belajar dari kesalahan, membantu kita belajar dari orang lain. Silahkan anda mulai bercakap cakap dan berkomunikasi dalam bahasa Inggris kepada teman yang anda anggap mampu dan lumayan bisa. Tidak apa-apa mungkin bahasa Inggris kita jelek tapi percayalah bahwa dengan kita membiasakan diri bahasa inggris kita akan dapat berkembang. Selain dengan teman, kita juga bisa mencoba berkomunikasi dengan guru kita, dan jika kita memiliki perkumpulan atau English club itu sangat membantu. Manfaatkan sewaktu anda bepergian dan berwisata di tempat-tempat yang terdapat para turis asing, maka ajaklah mereka untuk berkomunikasi dengan kita dengan cara yang sopan tentunya. Intinya bahasa akan cepat mengena dan berkembang ketika kita terbiasa menggunakannya.

Mendengarkan dan menyanyikan lagu Bahasa Inggris
Salah satu media yang cukup efektif supaya cepat menguasai Bahasa Inggris adalah dengan kita membiasakan diri dan menyukai lagu-lagu dalam Bahasa Inggris. Kita juga bisa menyanyikan lagu tersebut. Dengan mendengar lagu-lagu tersebut kita terbisa mendengar kata-kata dan kalimat dalam Bahasa Inggris. Setelah kita mendengar diharapkan kita juga bisa menyanyikannya. Selain kita merasa senang dengan lagunya kita juga secara tidak langsung belajar mengasah listening dan speaking kita. Sehingga kemampuan Bahasa Inggris kita akan bertambah. Kuncinya senang dengan lagu-lagu Bahasa Inggris, kita mendengarkannya dan kita juga tidak usah malu untuk menyanyikannya.

Membiasakan diri menonton film berbahasa Inggris
Film luar negeri sangat menarik untuk kita tonton. Kenapa kita tidak memanfaatkannya juga untuk belajar Bahasa Inggris. Bukankah ini cara yang bagus juga supaya Bahasa Inggris kita berkembang. Dari sini kita bisa belajar mengenal ungkapan dan kalimat baik baku maupun tidak baku yang di ucapkan actor dan aktris luar negeri. Menonton film barat dapat membantu kita terbiasa dengan kata-kata kalimat, ungkapan dari penutur asli atau native speaker. Ini juga bisa membantu listening dan speaking kita.

Senang dengan Bahasa Inggris
Marilah sebelum kita mempelajari Bahasa Inggris lebih lanjut, kita punya dasar senang dulu sama Bahasa Internasional ini. Layaknya kita senang dan sayang sama teman atau sama pacar kita. Jika di dalam hati kita sudah tertanam rasa senang, rasa antusias belajar Bahasa Inggris, maka itu modal dasar bagi kita untuk memudahkan belajar Bahasa Inggris. Dengan antusiasme dan senang maka tidak mustahil ilmu Bahasa Inggris akan mudah masuk ke dalam memori kita.


5 Cara Mudah Membuat Paragraf Pembuka yang Menarik Perhatian Pembaca
Apa bagian terpenting kedua dari postingan Anda setelah judul? Sesuai urutannya, tak pelak lagi adalah paragraf pembuka. Begitu pentingnya paragraf pembuka (sekitar 50 kata) membuat ahli copywriter Eugene Schwart sering menghabiskan waktu sampai seminggu untuk membuatnya. Mengapa paragraf pembuka penting?
Bayangkan betapa kecewanya Anda kalau artikel pilar Anda tidak dibaca seluruhnya oleh pengunjung hanya karena paragraf pembuka yang tidak menarik perhatian. Namun, jika paragraf pembuka Anda menarik, ini seperti pintu yang terbuka lebar sehingga pembaca dengan senang hati memasuki “rumah” (kesuluruhan postingan) Anda.
Berikut cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat paragraf pembuka yang menarik perhatian pembaca:

1. Ajukan Pertanyaan
Membuka postingan Anda dengan pertanyaan adalah sebuah sarana Anda untuk bercakap-cakap dengan pembaca. Dengan bercakap-cakap ini berarti terjadi komunikasi dua arah yaitu antara Anda dengan pembaca.

2. Sajikan anekdot atau kutipan
Anekdot adalah cerita lucu yang membuat pembaca tertawa, dan memancing mereka untuk segera tahu apa poin utama tulisan Anda. Sementara itu, kutipan dari seorang pakar atau orang terkenal merupakan sebuah bukti (umpan) yang akurat.
3. Buka pikiran atau ingatan pembaca
Membuka pikiran (ingatan) pembaca adalah teknik pembukaan yang ampuh. Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan kata-kata seperti Bayangkan…, Apa jadinya…, Apakah anda ingat ketika…, dan sebagainya.

4. Gunakan perumpamaan (analogi)
Mengumpamakan hal penting dengan sesuatu yang nyata di kehidupan sehari-hari akan memudahkan membaca mencerna apa poin utama postingan Anda.

5. Tampilkan data yang mengejutkan
Membuka paragraf dengan data yang mengejutkan (misalnya Anda memperoleh page rank 6 dalam 2 bulan) merupakan teknik yang luar biasa. Sepanjang data itu relevan dan tidak bohong, pembaca akan tertarik dan menyukainya karena salah satu kebutuhan penting blogger adalah page rank blognya yang tinggi.

Dari kelima cara itu, Anda bisa memilih salah satunya atau menggabungkan beberapa cara itu dalam membuat paragraf pembuka postingan Anda. Sebagai pertanyaan penutup, dari kelima cara yang telah saya paparkan, cara mana yang tidak ada dalam paragraf pembuka postingan ini?




Writing Skills
Getting Your Written Message Across Clearly

http://www.mindtools.com/images/box/top276.gif

Improve your writing skills
with James Manktelow & Amy Carlson.
http://www.mindtools.com/images/box/bottom276.gif
A colleague has just sent you an email relating to a meeting you're having in one hour's time. The email is supposed to contain key information that you need to present, as part of the business case for an important project.
But there's a problem: The email is so badly written that you can't find the data you need. There are misspellings and incomplete sentences, and the paragraphs are so long and confusing that it takes you three times more than it should to find the information you want.
As a result, you're under-prepared for the meeting, and it doesn't go as well as you want it to.
Have you ever faced a situation similar to this? In today's information overload world, it's vital to communicate clearly, concisely and effectively. People don't have time to read book-length emails, and they don't have the patience to scour badly-constructed emails for "buried" points.
The better your writing skills are, the better the impression you'll make on the people around you – including your boss, your colleagues, and your clients. You never know how far these good impressions will take you!
In this article, we'll look at how you can improve your writing skills and avoid common mistakes.

Audience and Format
The first step to writing clearly is choosing the appropriate format. Do you need to send an informal email? Write a detailed report? Create advertising copy? Or write a formal letter?
The format, as well as your audience, will define your "writing voice" – that is, how formal or relaxed the tone should be. For instance, if you write an email to a prospective client, should it have the same tone as an email to a friend?

Definitely not.
Start by identifying who will read your message. Is it targeted at senior managers, the entire human resources team, or a small group of engineers? With everything you write, your readers, or recipients, should define your tone as well as aspects of the content.

Composition and Style
Once you know what you're writing, and for whom you're writing, you actually have to start writing.
A blank, white computer screen is often intimidating. And it's easy to get stuck because you don't know how to start. Try these tips for composing and styling your document:
·         Start with your audience – Remember, your readers may know nothing about what you're telling them. What do they need to know first?
·         Create an outline – This is especially helpful if you're writing a longer document such as a report, presentation, or speech. Outlines help you identify which steps to take in which order, and they help you break the task up into manageable pieces of information.
·         Use AIDA – If you're writing something that must inspire action in the reader, follow the Attention-Interest-Desire-Action (AIDA) formula. These four steps can help guide you through the writing process.
·         Try some empathy – For instance, if you're writing a sales letter for prospective clients, why should they care about your product or sales pitch? What's the benefit for them? Remember your audience's needs at all times.
·         Use the Rhetorical Triangle – If you're trying to persuade someone to do something, make sure that you communicate why people should listen to you, pitch your message in a way that engages your audience, and present information rationally and coherently. Our article on the Rhetorical Triangle can help you make your case in the most effective way.
·         Identify your main theme – If you're having trouble defining the main theme of your message, pretend that you have 15 seconds to explain your position. What do you say? This is likely to be your main theme.
·         Use simple language – Unless you're writing a scholarly article, it's usually best to use simple, direct language. Don't use long words just to impress people.
Structure
Your document should be as "reader friendly" as possible. Use headings, subheadings, bullet points, and numbering whenever possible to break up the text.
After all, what's easier to read – a page full of long paragraphs, or a page that's broken up into short paragraphs, with section headings and bullet points? A document that's easy to scan will get read more often than a document with long, dense paragraphs of text.
Headers should grab the reader's attention. Using questions is often a good idea, especially in advertising copy or reports, because questions help keep the reader engaged and curious.
In emails and proposals, use short, factual headings and subheadings, like the ones in this article.
Adding graphs and charts is also a smart way to break up your text. These visual aids not only keep the reader's eye engaged, but they can communicate important information much more quickly than text.
Grammatical Errors
You probably don't need us to tell you that errors in your document will make you look unprofessional. It's essential to learn grammar properly, and to avoid common mistakes that your spell checker won't find.
Here are some examples of commonly misused words:
·       Affect/effect

·         "Affect" is a verb meaning to influence. (Example: The economic forecast will affect our projected income.)
·         "Effect" is a noun meaning the result or outcome. (Example: What is the effect of the proposal?)
·         Then/than

·         "Then" is typically an adverb indicating a sequence in time. (Example: We went to dinner, then we saw a movie.)
·         "Than" is a conjunction used for comparison. (Example: The dinner was more expensive than the movie.)
·         Your/you're

·         "Your" is a possessive. (Example: Is that your file?)
·         "You're" is a contraction of "you are." (Example: You're the new manager.)
·         Note: Also watch out for other common homophones (words that sound alike but have different spellings and meanings) – such as their/they're/there, to/too/two, and so on.
·         Its/it's

·         "Its" is a possessive. (Example: Is that its motor?)
·         "It's" is a contraction of "It is." (Example: It's often that heavy.) (Yes, it is this way around!)
·         Company's/companies (and other possessives versus plurals)

·         "Company's" indicates possession. (Example: The company's trucks hadn't been maintained properly.)
·         "Companies" is plural. (Example: The companies in this industry are suffering.)
To learn more about commonly misused words, misused apostrophes, and other grammatical errors, take our Bite-Sized Training session on Written Communication.