Pages

Kamis, 07 Februari 2013

Surat Kepercayaan Gelanggang


Kami adalah ahli waris yang sah dari kebudayaan dunia dan kebudayaan ini kami teruskan dengan cara kami sendiri. kami lahir dari kalangan orang banyak dan pengertian rakyat bagi kami adalah kumpulan campur-baur dari mana dunia-dunia baru yang sehat dapat dilahirkan.
Keindonesiaan kami tidak semata-semata karena kulit kami sawo matang, rambut kami yang hitam, atau pelipis kami yang menjorok ke depan, tetapi lebih banyak oleh apa yang diutarakan oleh wujud pernyataan hati dan pikiran kami. Kami tidak akan memberikan suatu kata ikatan untuk kebudayaan lama sampai berkilat untuk dibanggakan, tetapi kami memikirkan suatu enghidupan kebudayaan baru yang sehat. kebudayaan indonesia ditetapkan kesatuan berbagai-bagai rangsang suara yang disebabkan oleh suara-suara yang dilontarkan kembali dalam bentuk suara sendiri. Kami akan menentang segala usaha-usaha yang mempersempit dan menghalangi tidak betulnya pemeriksaan ukuran nilai.

Revolusi bagi kami ialah penempatan nilai-nilai baru atas nilai-nilai usang yang harus dihancurkan. Demikianlah kami berpendapat bahwa revolusi di tanah air sendiri belum selesai.

Dalam penemuan kami, kami mungkin tidak selalu asli, yang pokok bagi kami temui ialah manusia. Dalam cara mencari, membahas, dan menelaah kami membawa sifat sendiri.

Penghargaan kami terhadap keadaan sekeliling (masyarakat) adalah penghargaan orang-orang yang mengetahui adanya saling pengaruh antara masyarakat dan seniman.





Jakarta, 18 Februari 1950
(Dikutip asli dari Ajip Rosidi, 1991 :85)

0 komentar:

Posting Komentar